Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 10-04-2024 Asal: Lokasi
PENGGUNAAN PALU/PEMUTUS HIDROLIK YANG BENAR
Langkah pertama dalam pemeliharaan preventif Pemutus Hidraulik adalah menggunakan alat dengan benar.
1. Cocokkan pemutus dengan pembawa. Pengangkut (biasanya ekskavator) harus memiliki kelas bobot yang tepat serta memiliki tekanan dan aliran hidraulik yang tepat. Pembawa yang terlalu kecil atau daya hidrolik yang terlalu sedikit akan mengurangi kinerja pemutus. Terlalu banyak keduanya akan menimbulkan panas berlebih dan keausan pada pemutus arus.
2. Selalu posisikan ujung pahat tegak lurus (90 derajat) terhadap material yang patah.
3.Hindari penembakan kosong. Beberapa Palu Hidraulik dirancang untuk melakukan ini secara otomatis; operator akan memainkan peran kunci dalam hal apa pun. Untuk mencegah penembakan kosong, ujung pahat harus bersentuhan dengan permukaan dan harus ada gaya tekan ke bawah di bagian atas pemutus. Dengan ekskavator, bagian depan track akan sedikit lebih tinggi dari permukaan tanah ketika terdapat gaya tekan ke bawah yang cukup pada pemutus.
4.Tetap di satu tempat tidak lebih dari lima belas detik. Jika material belum mulai retak setelah lima belas detik, posisikan kembali pemutus pada permukaan.
5. Jangan membongkar. Pemutus bukanlah tuas. Setelah bahannya pecah, gunakan alat tambahan lainnya (ember bergigi, ember dengan ibu jari, grapple) untuk melepaskannya.
6. Jangan letakkan pemutusnya. Hal ini memungkinkan air mengalir dan menjaga segel panas agar tidak berubah bentuk karena berat pemutus.
7.Lakukan pemeriksaan harian.
